Langsung ke konten utama

Romo Markus Solo Kewuta SVD, Pastor Indonesia yang Jadi Salah Satu Pejabat di Vatikan






Kebanggaan bangsa Indonesia umumnya, dan umat Katolik khususnya :

Romo Markus Solo Kewuta, Pejabat Vatikan Pertama Dari Indonesia

Nama Lengkap: Markus Solo Kewuta

Tempat dan Tanggal Lahir: Lewouran, Flores Timur, 4 Agustus, 1968

Jabatan : Pontifical Council For Interreligious Dialogue

Pendidikan:

- SD Lewouran Flores

- SMP Lewotobi Flores

- Seminari Menengah San Dominggo, Flores Timur

- Filsafat Ledalero, Flores

- Inssbruck University, Austria - Islamology

- Al Azhar University, Mesir - Sejarah Budaya Arab dan Islamologi

- Gregoriana University, Vatican - Filsafat dan Teologi

Fasih Berbahasa: Arab, Italia, Inggris, Jerman, Mandarin, dan Latin.

Pada bulan Juli tahun lalu, Markus Solo Kewuta resmi diangkat menjadi
anggota Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Agama. Andai ayahnya masih hidup, pastilah ia akan bangga melihat anaknya menjadi orang Indonesia pertama yang duduk dalam jabatan terhormat itu.

Markus lahir di kampung Lewouran, Flores Timur (4/8/68). Ayahnya, Nikolaus Kewuta adalah seorang petani sederhana sementara ibunya Getrurd bekerja sebagai ibu rumah tangga. Kedua orangtua ini telah meninggal dunia.

Ayahnya meninggal tahun 2005
sedangkan ibunya tahun 1985. Markus adalah anak bungsu dari lima bersaudara.

Pulau Flores, khususnya di kampung
halamannya, mayoritas penduduk beragama Katolik. Tidak banyak umat dari agama lain. Markus mulai
menyadari kenyataan pluralitas Indonesia melalui buku-buku yang
dibacanya. Lelaki yang selalu menjadi juara kelas ini memang rajin membaca sejak Sekolah Dasar. Mulai saat itu, ia juga tertarik mengenal agama lain khususnya Islam.

Keinginan Markus mengenal agama
Islam mulai terpenuhi saat mengikuti kuliah Islamologi di Seminari Tinggi Ledalero.

Selesai studi Filsafat di Ledalero, ia meneruskan studi Teologi di Austria (1992-1997). Di Austria, ketertarikannya pada Islam tetap melekat.

Skripsi yang ia tulis juga berkaitan dengan agama Islam, judulnya: Humanisierung der Handhabung des Gesetzes im Koran (Humanisasi Penerapan Hukum Agama Islam dalam al-Qur’an).

Setelah melewati proses screening,
termasuk wawancara, Januari 2007
Markus mendapat panggilan untuk
bergabung dengan PCID. ”Rasanya
seperti mimpi. Saya tak pernah
membayangkan dapat bergabung
dalam tim Penasihat Sri Paus”, tutur
Markus.

Juli 2007, Markus, yang kerap disapa
Padre Marco, diterima resmi bekerja di PCID. Ia menempati Desk Dialog
Kristen-Islam untuk wilayah Asia,
Amerika Latin dan Afrika Sub-Sahara.

Menjadi orang Indonesia pertama yang duduk dalam Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Agama merupakan kebanggaan tersendiri. Markus menyadari, tugas yang diembannya tergolong berat. Ia tak tahu apa yang akan terjadi kelak pada dirinya. Namun, ia tahu bahwa dirinya harus bekerja keras dengan semangat pengabdian total. Itulah sumbangsih yang dapat ia berikan untuk Gerejanya yang ia cintai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soli Deo Gloria Di Tabun

Dalam risau aku dihibur
Dalam gosong kau tuntun
Dalam keterpurukan kau beri keyakinan
Tiada yang menyamaimu
Kalaupun ada tak sebanding
Buah-buah anggur serangkai tak perna sama merah
Sama hijau
Begiti pula dengan besarnya
Keyakinanmu tentang kita
Takkan perna berpisah
Dipisahkan
Jadi refleksi besar
Tiada duanya
Kau bahkan ingatkan tak ada yang bisa menyamai
Walaupun menurutku itu yang terbaik
Bagimu tiada yang putih merona

Terima kasih Tuhan
Kau sangat baik memberiku tiada banding
Pertanyaan ''kenapa'' pada hari ini
Tiba-tiba membuat kita melongo-longo
Malaykat hadir di Rumah kita
Kenapa resah, gelisah
Semua ada hikmatnya
3 tahun tiba
Sebentar lagi menuju 4
Kau bilang seperti baru kemarin
Waktu berputar begitu cepat
Kalahkan badai di laut lepas

Tuhan..???
Bisakah kami hidup dalam kebersatuan hingga 100 tahun...???
Banyak hal yang ingin kami katakan
Lakukan
Dalam namaMu
BersamaMu
UntukMu
Ini janji kami
Walau Tak Sedarah, Kami Tetap Saudara...!!!

Soli Deo Gloria Di Tabu…

AGAMA ZAMAN NOW

Dulu Agama mnghancurkan berhala, kini Agama jadi berhala. Tak kenal Tuhannya, yg penting Agamanya.
Dulu org berhnti mmbunuh krna Agama, skrang org saling membunuh krna Agama.
Dulu org saling mngasihi karna beragama, kini org saling mmbenci karna beragama. Agama tak prna berubah ajarannya dari dulu, Tuhannya pun tak berubah dari dulu.

Lalu yg berubah apanya...???
Manusianya...!!!
Dulu org bljar agama sbg modal untk mmpelajari ilmu lainnya.  Skrg org malas beljar ilmu lainnya, maunya belajar agama saja.
Dulu pemimpin agama dipilih brdasarkan kepintarannya, skrg org yg pling dungu dikirim untk bljar jdi pmimpin agama.
Dulu Siswa diajarkan rajin Berdoa dan belajar untk bisa mnempuh ujian, skrg siswa mlas belajar tapi mnjelang ujian berdoa pling kincang, krna diajarkan pemimpin agamanya berdoa untuk lulus.

Dulu berdoa untk mmpererat hbngan manusia dbn Tuhan, skrg manusia jauh dri Tuhan krna trlalu banyak urus urusan agama.
Dulu agama ditempuh untuk mncari wajah Tuhan, skrg agama ditempuh…

Promo Akhir Tahun

Buat teman2ku..
minggu akhir tahun ada libur panjang, bagaimana kalau kita buat  acara nya di pantai  atau dimana begitu, nanti saya yang tanggung  penginapan, makan minum di situ, yg ada 15 kamar cukup mungkin?  acaranya tgl 30 Des 2017 - 2 Jan 2018.

Pokoknya semuanya sy yg tanggung ,termasuk minum dan makan seadanya, jadi tinggal datang saja.

acara :
- Bakar2 ikan
- bakar2 ayam
- Games
- Dan masih banyak lagi.

Yang berminat dan siap hadir harap secepatnya konfirmasi...  supaya di daftar  dan dibuatkan  Listnya. kita happy happy dan bahagia bersama.

Ditunggu konfirmasinya semua, smoga lancar semuanya.
πŸ»πŸ·πŸŽŠπŸŒπŸ’¦πŸŽ€πŸŽΌπŸŽΉπŸΈ

kalimat di atas adalah : ​" *CONTOH* "​ undangan utk acara liburan menyambut tahun baru jadi klo ada yg mau buat seperti itu, tolong sy diundang......... πŸ˜ŠπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™πŸ™πŸ™

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESAN seorang ibu untuk anaknya, bernama KENFUA' yang ingin menjadi GUBERNUR NTT

Anakku, saya dengar engkau mau calonkan diri menjadi Gubernur NTT? Benarkah? Kalau benar, maka dengarkan pesan mama: Saya berharap, agar engkau menyadari bahwa menjadi pemimipin itu tidak mudah. Tidak semua yang BERPENDIDIDKAN TINGGI  bisa menjadi pemimpin. Tidak semua yang BICARA HEBAT DI PANGGUNG bisa jadi pemimpin. Tidak semua yang pandai MENGAMBIL HATI bisa jadi pemimpin. Tidak semua yang PUNYA UANG bisa jadi pemimpin. Saya harap, engkau sadari ini semua, agar engkau bisa MENGUKUR DIRIMU. Jangan mau jadi pemimpin yang setelah dipilih, BINGUNG MAU  BUAT APA? HILANG AKAL dan nampak DANGKAL. Akhirnya engkau diperalat oleh mereka yang mendukungmu dengan uang saat kampanye. Engkau hanya akan jadi boneka dalam kepemimpinanmu. Ingat anakku sayang: Memimpin itu perlu jadi MANUSIA YANG SEIMBANG. Ia harus cerdas, bijaksana, punya komitmen, punya daya juang yang tulus, beriman, rela berkorban dan punya budaya  "RASA MALU" agar tidak mudah jatuh dalam hal-hal yang meng...

Tentang Sa Pu Juang Yang Engko Buang

Jangan bilang kalo Sa pu perasaan dingin ni akan tumbuh dan menetap, hingga te ada ruang sisa di Sa pu hati buat Engko datang kembali. Sa selalu punya sangka baik buat Engko, Sa te pernah sedikitpun meragukan semua Engko pu alasan, sampe semua Engko pu keputusan Sa selalu terima dengan tulus. Me akhir-akhir ini Sa pu perasaan ragu so mulai tumbuh jo menetap, sampe Sa selalu tanya-tanya pada Sa pu diri, kenapa ee sampe begini ni ka...? Jangan sampe selama ini Sa selalu salah ambil langkah ee...? atau sebaliknya. Atau mungkin karena Sa selalu beri Engko ruang kebebasan, sampe Engko buat ikut Engko pu mau tu ka. Sa bingung le Engko buat sa macam jo orang lain tu ka, Engko te ada rasa miliki Sa tu ka. Sa selalu berjuang dengan semua Sa pu kemampuan biar Engko bisa terima Sa, bisa buat Sa jadi Engko pu rumah paling nyaman, tapi Engko te pernah hargai semua yang Sa buat untuk Engko tu ka....  Jo benar eeee... akhirnya Sa tau apa artinya yang orang-orang biasa sebut bilang "Lelah jo Meny...

Pentingnya Politik Keterwakilan Di Lamaholot?

Abdul Munir Sara Kemarin ketika kami ke Kutai Kartanegara-Kaltim dalam suatu acara BM PAN; betapa kagetnya, dia punya APBD sekitar Rp.9 triliun pada tahun 2017, tapi kondisi infrastruktur mengenaskan. Secara regional, terjadi penyusutan angkatan kerja sekitar 61 ribu orang ditahun 2016 berdasarkan data BPS. Penyebabnya harga komoditas global yang menurun sejak 2016; menjadi faktor slow down harga batu bara sebagai komoditas unggulan Kaltim khususnya kabupaten Kukar. Saya sempat bicara dengan teman-teman DPRD II terkait perpolitikan disana. Betapa kagetnya. Untuk mengamankan suara saja, per orang paling rendah Rp.250.000. Bahkan wilayah perkotaan; kisarannya bisa sampe Rp.1 juta per suara. Belum agi wilayah yang susah di Jangkau, di kawasan perbatasan. Ini hampir berlaku masif atau semacam harga pasaran politik transaksional disana. Saya berharap, momok demokrasi macam ini tak terjadi di NTT. Jadi kita bayangkan, seperti apa rupa politik anggaran disana. Sudah bisa dipastikan...