Langsung ke konten utama

Pergilah Bersama Semua Kenangan



Kepadanya yang hadir diantara kalian, yang telah mampu merebut hatimu dan merebut semua perhatianmu...

Kepadanya yang telah mampu mengacaukan semua tentang logika dan penalaranmu, kamu tahu itu tidak benar, tapi hatimu tak mampu pergi dan menghindar.

Kadang semuanya pun berhasil membuat hari-harimu yang awalnya ceria lalu mendadak amat sangat ceria, namun secara mendadak pula bisa membuat kamu murung dan bermuram durja. Harimu layu, semua sendu, dan matamu begitu sayu...

Kita sepaham bahwa ini tak benar. Maka jika boleh kusampaikan... pergilah, menghilang dan tenggelam, sekalipun harus bersama sejuta tangisan...
Ajak semuanya pergi. Tanganmu, kakimu, matamu, jari-jari manismu, otakmu, hingga hatimu...

Pergi yang sebenar-benarnya pergi. Jika perlu menyendiri, maka lakukanlah. Karena memang kadang seseorang butuh untuk sendiri dan hanya bersama angin, untuk menceritakan semua rahasia lalu meneteskan air mata.
Aku tahu ini tidak mudah. Tapi kita sama-sama tahu bahwa ini hanyalah sesaat walaupun tampak indah.

Pergilah, lalu berdoalah. Minta pada Yang Kuasa agar saat ini kalian dipisahkan melalui cara yang paling baik. Paling baik buat kalian dan paling baik menurut Sang Pemilik Alam.
Mintalah tanpa pernah merasa pasrah. Mintalah agar kalian suatu saat nanti dipertemukan kembali di waktu yang paling berkah. Saat yang indah. Suasana yang megah, dan keadaan lahir batin kalian yang penuh dengan anugerah.

Pagimu tentu akan menjadi hambar. Siangmu tentu akan menjadi tawar, dan malammu tentu akan menjadi amat sangat datar. Karena tiada lagi sapaan lembut darinya, dan tiada lagi kiriman senyum manisnya melalui pesan dunia maya. Dimana hal itu telah terbukti mampu membuatmu terpana lalu terlena.
Hari-harimu pasti akan menjadi amat sangat mengandung bencana saat tak ada lagi pesan darinya. Satu hari... dua hari... satu bulan... dua bulan... semua rasa sakitnya akan kuat terasa.

Membuncah!
Merusak seluruh pikiran, jiwa dan ragamu!
Menghancurkan seluruh rasa di hatimu!
Hingga mengacaukan seluruh energi positifmu!

Semuanya hilang!
Kebaikanmu hilang!
Senyum manismu hilang!
Langkah cantikmu hilang!
Indah ayunan lenganmu saat berjalanpun hilang!

Seiring dengan hilangnya sapaan lembutnya di pagi, siang dan malammu...
Harimu menjadi kelabu...
Dan aku, sangat paham itu.
Tapi percayalah, itu adalah proses yang memang harus kamu jalani, karena deretan hal itu memang harus terjadi.
Kamu harus sakit. Kamu harus bersedih. Kamu harus menggila. Kamu harus merana. Dan kamu nyaris merasa menjadi orang yang paling menderita.

Karena keputusan terbaikmu untuk segera pergi dari cintanya...
Ucapkan terima kasih padanya yang telah hadir diantara kalian...
Terima kasih atas kehadirannya yang telah membawa begitu banyak pembelajaran.
Tentang teori cinta yang nyatanya tak melulu berisi keindahan.
Tentang percobaan penghianatan yang telah mampu kamu menangkan.
Tentang indahnya menahan rasa sakit.
Tentang penguatan diri untuk bangkit dari keterpurukan, 'cause life must go on...

Terima kasih atas pembelajarannya...
Tentang cinta yang memang benar tak harus memiliki.
Tentang cinta yang sebenarnya bisa diwujudkan dalam bentuk apa saja. Dari yang paling nyata dengan memujanya, hingga yang paling rahasia yakni tak pernah lupa untuk menyebutkan namanya dalam setiap untaian doa.

Terima kasih atas pembelajarannya...
Tentang indahnya menjaga kasih diantara dua hati.
Tentang indahnya berjuang untuk menyatukan cinta yang memang sulit untuk bersatu.
Tentang sedihnya menahan gumulan rasa di hati yang harus dijaga, dijaga dan terus dijaga agar tak memancar ke arah yang tidak semestinya.

Ucapkan terima kasih padanya atas semua pembelajaran yang telah dibawanya...
Pembelajaran tentang ditinggalkan dan meninggalkan itu sesungguhnya amat sakit nan menyedihkan.
Pembelajaran tentang tidak adanya jalan pintas menuju kebahagiaan.
Pembelajaran tentang sakitnya menahan agar air mata tak keluar.
Pembelajaran tentang sakitnya membela hati ditengah cinta yang penuh dengan ketidakmungkinan...

Tapi semuanya hanya untuk sebuah kebaikan... baginya, pun bagimu.

Selanjutnya, ucapkan selamat tinggal padanya. Pada raganya. Pada sapaannya. Pada senyumnya. Pada hatinya, dan pada semua tentangnya.

Selamat tinggal untuk semuanya.

Dan aku akan selalu siap jika kamu butuh untuk ku rangkul dengan sepenuh cinta, karena ku tahu semua upaya yang kamu lakukan adalah penuh dengan air mata.

Selanjutnya, jika kamu masih ingin menjaga dirinya beserta cintanya, jagalah di taman hatimu sendiri, tanpa perlu diwujudkan dalam bentuk yang teramat nyata..

Semua Itu Karena Dia

Catatan hati Penguasa Bukit Cinta.......!!!
Bukit Cinta, Penghujung Januari 2018

No Nagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESAN seorang ibu untuk anaknya, bernama KENFUA' yang ingin menjadi GUBERNUR NTT

Anakku, saya dengar engkau mau calonkan diri menjadi Gubernur NTT? Benarkah? Kalau benar, maka dengarkan pesan mama: Saya berharap, agar engkau menyadari bahwa menjadi pemimipin itu tidak mudah. Tidak semua yang BERPENDIDIDKAN TINGGI  bisa menjadi pemimpin. Tidak semua yang BICARA HEBAT DI PANGGUNG bisa jadi pemimpin. Tidak semua yang pandai MENGAMBIL HATI bisa jadi pemimpin. Tidak semua yang PUNYA UANG bisa jadi pemimpin. Saya harap, engkau sadari ini semua, agar engkau bisa MENGUKUR DIRIMU. Jangan mau jadi pemimpin yang setelah dipilih, BINGUNG MAU  BUAT APA? HILANG AKAL dan nampak DANGKAL. Akhirnya engkau diperalat oleh mereka yang mendukungmu dengan uang saat kampanye. Engkau hanya akan jadi boneka dalam kepemimpinanmu. Ingat anakku sayang: Memimpin itu perlu jadi MANUSIA YANG SEIMBANG. Ia harus cerdas, bijaksana, punya komitmen, punya daya juang yang tulus, beriman, rela berkorban dan punya budaya  "RASA MALU" agar tidak mudah jatuh dalam hal-hal yang meng...

Tentang Sa Pu Juang Yang Engko Buang

Jangan bilang kalo Sa pu perasaan dingin ni akan tumbuh dan menetap, hingga te ada ruang sisa di Sa pu hati buat Engko datang kembali. Sa selalu punya sangka baik buat Engko, Sa te pernah sedikitpun meragukan semua Engko pu alasan, sampe semua Engko pu keputusan Sa selalu terima dengan tulus. Me akhir-akhir ini Sa pu perasaan ragu so mulai tumbuh jo menetap, sampe Sa selalu tanya-tanya pada Sa pu diri, kenapa ee sampe begini ni ka...? Jangan sampe selama ini Sa selalu salah ambil langkah ee...? atau sebaliknya. Atau mungkin karena Sa selalu beri Engko ruang kebebasan, sampe Engko buat ikut Engko pu mau tu ka. Sa bingung le Engko buat sa macam jo orang lain tu ka, Engko te ada rasa miliki Sa tu ka. Sa selalu berjuang dengan semua Sa pu kemampuan biar Engko bisa terima Sa, bisa buat Sa jadi Engko pu rumah paling nyaman, tapi Engko te pernah hargai semua yang Sa buat untuk Engko tu ka....  Jo benar eeee... akhirnya Sa tau apa artinya yang orang-orang biasa sebut bilang "Lelah jo Meny...

Pentingnya Politik Keterwakilan Di Lamaholot?

Abdul Munir Sara Kemarin ketika kami ke Kutai Kartanegara-Kaltim dalam suatu acara BM PAN; betapa kagetnya, dia punya APBD sekitar Rp.9 triliun pada tahun 2017, tapi kondisi infrastruktur mengenaskan. Secara regional, terjadi penyusutan angkatan kerja sekitar 61 ribu orang ditahun 2016 berdasarkan data BPS. Penyebabnya harga komoditas global yang menurun sejak 2016; menjadi faktor slow down harga batu bara sebagai komoditas unggulan Kaltim khususnya kabupaten Kukar. Saya sempat bicara dengan teman-teman DPRD II terkait perpolitikan disana. Betapa kagetnya. Untuk mengamankan suara saja, per orang paling rendah Rp.250.000. Bahkan wilayah perkotaan; kisarannya bisa sampe Rp.1 juta per suara. Belum agi wilayah yang susah di Jangkau, di kawasan perbatasan. Ini hampir berlaku masif atau semacam harga pasaran politik transaksional disana. Saya berharap, momok demokrasi macam ini tak terjadi di NTT. Jadi kita bayangkan, seperti apa rupa politik anggaran disana. Sudah bisa dipastikan...