TANGISAN AIR MATA BUNDA
Dalam senyummu kau sembunyikan letihmu
Derita siang dan malam menimpamu tak sedetikpun langkahmu untuk bisa memberi harapan bau bagiku
Seonnggok cacian selalu menghampirimu
Secerah hinaan tak perduli bagimu
Selalu kau teruskan langkah untuk masa depanku
Mencari harapan baru lagi untuk anakmu
Bukan setumpuk emas yang kau harapkan dalam kesuksesanku
Bukan galian uang yang kau minta dalam keberhasilanku
Bukan juga sebatang perunggu dalam kemenanganku
Tapi,,
Keinginan hatimu membahagiakanku,,
Dan yang selalu kau berkata padaku
Aku menyayangimu sekarang dan waktu aku tak lagi bersamamu
Aku menyayangimu anakku dengan ketulusan hatiku.

Komentar
Posting Komentar