Natal Bukan Ajang Fashion Show
Betantt.com_Perayaan Natal jangan dijadikan ajang fashion show, untuk berlomba-lomba menampilkan pakaian baru dan bagus saat ibadah Natal.
Gereja baik secara institusi maupun personal harus menyuarakan dan mengimplementasikan spiritualitas keugaharian dalam kehidupan setiap hari. “Spiritualitas keugaharian menekankan pada kecukupan. Cukup berarti menikmati hidup layak yang baik, tidak kekurangan,”
Di momen perayaan Natal ini marilah kita menjalani hidup dalam kesederhanaan. Bagi kaum perempuan penting untuk memperhatikan hidup ini adalah penampilan batiniah bukan lahiriah. “Bukan pakaian yang mewah, terlalu ketat bahkan seksi untuk datang beribadah saat perayaan Natal. Sebagai perempuan yang merupakan anugerah Tuhan, penampilan haruslah baik dan sopan karena itu merupakan bagian dari ibadah,”
Makna perayaan Natal itu dirayakan dengan iman dan kesederhanaan. “Karena kelahiran Yesus pun dengan cara yang sederhana. Bukan dengan kemewahan. Apalagi menjadikan perayaan Natal sebagai bentuk berhala yang bisa merusak makna Natal,”
Makna Natal jangan dijadikan ajang untuk memperlihatkan baju yang bagus, mahal bahkan dengan model seksi. “Ini akan mendatangkan dosa saat ke gereja karena hanya untuk kepuasan lahiriah saja yang diutamakan sehingga menjadi pusat perhatian banyak orang,”
Yang dibutuhkan di perayaan Natal adalah iman percaya akan kristus yang telah lahir, mati, bangkit dan naik ke sorga.
“Bagaimana iman tersebut harus disesuaikan, bukan hanya sibuk mempersiapkan penampilan lahiriah saja. Meski sudah menjadi budaya tetapi jangan berlebihan. Cukup merayakan dengan cara yang pantas,”
Jangan sampai perayaan Natal dirusak karena penampilan lahiriah yang diutamakan. “Kita harus fokus beribadah saat perayaan Natal,”
Agunk...
Betantt.com_Perayaan Natal jangan dijadikan ajang fashion show, untuk berlomba-lomba menampilkan pakaian baru dan bagus saat ibadah Natal.
Gereja baik secara institusi maupun personal harus menyuarakan dan mengimplementasikan spiritualitas keugaharian dalam kehidupan setiap hari. “Spiritualitas keugaharian menekankan pada kecukupan. Cukup berarti menikmati hidup layak yang baik, tidak kekurangan,”
Di momen perayaan Natal ini marilah kita menjalani hidup dalam kesederhanaan. Bagi kaum perempuan penting untuk memperhatikan hidup ini adalah penampilan batiniah bukan lahiriah. “Bukan pakaian yang mewah, terlalu ketat bahkan seksi untuk datang beribadah saat perayaan Natal. Sebagai perempuan yang merupakan anugerah Tuhan, penampilan haruslah baik dan sopan karena itu merupakan bagian dari ibadah,”
Makna perayaan Natal itu dirayakan dengan iman dan kesederhanaan. “Karena kelahiran Yesus pun dengan cara yang sederhana. Bukan dengan kemewahan. Apalagi menjadikan perayaan Natal sebagai bentuk berhala yang bisa merusak makna Natal,”
Makna Natal jangan dijadikan ajang untuk memperlihatkan baju yang bagus, mahal bahkan dengan model seksi. “Ini akan mendatangkan dosa saat ke gereja karena hanya untuk kepuasan lahiriah saja yang diutamakan sehingga menjadi pusat perhatian banyak orang,”
Yang dibutuhkan di perayaan Natal adalah iman percaya akan kristus yang telah lahir, mati, bangkit dan naik ke sorga.
“Bagaimana iman tersebut harus disesuaikan, bukan hanya sibuk mempersiapkan penampilan lahiriah saja. Meski sudah menjadi budaya tetapi jangan berlebihan. Cukup merayakan dengan cara yang pantas,”
Jangan sampai perayaan Natal dirusak karena penampilan lahiriah yang diutamakan. “Kita harus fokus beribadah saat perayaan Natal,”
Agunk...
Komentar
Posting Komentar