Langsung ke konten utama

MENGGUGAT NATAL



Hari Natal telah tiba.Beragam aktifitas umat kristiani untuk menyambut hari itu tampak di mana-mana. Mall paling tanggap dengan acara tahunan umat Kristen tersebut. Adu discount pun menjadi daya tarik yang digarap oleh para pengelolanya. Harapannya jelas, calon pembeli tertarik. Promosi pun dilakukan dengan tidak tanggung-tanggung. Ada yang memajang pohon Natal raksasa, boot foto bersama santa, pesta lampu natal dan ornament yang menuansakan natal.

Saya hanya seorang umat, tak pernah mengkajiilmu teologi. Tetapi mencermati apa yang terpajang dan oleh banyak orang dimaknai sebagai suasana natal, sedikit prihatin. Berdasar apa yang saya tahu, Yesus di lahirkan di kota Betlehem, kota kecil bagian dari wilayah Palestina. Jauh dari wilayah bersalju, bahkan pohon yang hidup pun lebih pas jika disimbolkan dengan kurma ketimbang cemara. Kelahiran Yesus pun identik dengan domba, karena para penggembalalah yang pertama kali menerima kabar baik itu. Jadi bukan rusa, penarik kereta santa.

Simbol natal, seperti palungan, domba, penggembala, bintang dan malaikat pembawa berita tak banyak muncul pada ornament natal. Peran mereka telah digantikan oleh sinterklass/santaclaus dengan kereta hadiah yang ditarik oleh beberapa ekor rusa. Cemara, salju dan gegap gempita menggantikan keheningan, kesederhanaan dan bau kandang domba. Natal yang barangkali telah tercerabut dari akarnya.

Memang, keyakinan tumbuh dan berkembang bersama dengan kebudayaan yang dibangun oleh masyarakat. Pemaknaannya sangat tergantung bagaimana tradisi yang dihidupi oleh masyarakat suatu wilayah. Tak ada yang keliru dengan suasana yang kini dihadirkan, namun apabila tidak ada yang mengingatkan bahwa natal bukan tentang sinterklas tapi tentang Yesus. Bukan tentang menerima hadiah, tetapi memberi. Bukan tentang kemeriahan tapi kesunyian kandang domba. Maka bukan tidak mungkin, Natal hanya akan bermakna seremonial bukan ritual. Mohon pencerahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Sa Pu Juang Yang Engko Buang

Jangan bilang kalo Sa pu perasaan dingin ni akan tumbuh dan menetap, hingga te ada ruang sisa di Sa pu hati buat Engko datang kembali. Sa selalu punya sangka baik buat Engko, Sa te pernah sedikitpun meragukan semua Engko pu alasan, sampe semua Engko pu keputusan Sa selalu terima dengan tulus. Me akhir-akhir ini Sa pu perasaan ragu so mulai tumbuh jo menetap, sampe Sa selalu tanya-tanya pada Sa pu diri, kenapa ee sampe begini ni ka...? Jangan sampe selama ini Sa selalu salah ambil langkah ee...? atau sebaliknya. Atau mungkin karena Sa selalu beri Engko ruang kebebasan, sampe Engko buat ikut Engko pu mau tu ka. Sa bingung le Engko buat sa macam jo orang lain tu ka, Engko te ada rasa miliki Sa tu ka. Sa selalu berjuang dengan semua Sa pu kemampuan biar Engko bisa terima Sa, bisa buat Sa jadi Engko pu rumah paling nyaman, tapi Engko te pernah hargai semua yang Sa buat untuk Engko tu ka....  Jo benar eeee... akhirnya Sa tau apa artinya yang orang-orang biasa sebut bilang "Lelah jo Meny...

Pantai Oa dan Rako-Surga Titipan Tuhan Di Flores

Nusa Tenggara Timur (NTT) Adalah Provinsi Kepulauan dengan berjuta aset wisata dan keberagaman budayanya. Tidak heran jika NTT mempunyai berbagai keunikan Wisata Alam dan budayanya. Kabupaten Flores Timur merupakan Kabupaten dengan keunikan berbagai Destinasi Wisata, di antaranya Wisata Religius Semana Santa Kota Reinha Larantuka, Wisata Bahari, Taman Laut, Taman Kota, Kampung Adat, Kampung Kreatif, Situs-Situs bersejarah dan sebagainya. Tapi ada yang unik dengan salah satu destinasi Wisata Alam Flores Timur yang tidak kalah Indahnya dengan Wisata alam lainnya yaitu Pantai Oa dan Pantai Rako yang terletak di Pantai Selatan Desa Pantai Oa, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur. Desa Pantai Oa memiliki 2 Pantai Pasir Putih yang sangat Indah di hiasi dengan bukit2 yang indah dan Taman Doa serta tempat peninggalan bersejarah lainnya yang melengkapi  uniknya Alam Wisata di Desa Pantai Oa. 1. Pantai Oa Pantai Oa Berada di sebelah Timur Desa Pantai Oa yang ber...

Surganya Wisata Pantai Oa Di Pulau Flores_NTT

Objek Wisata Pantai Oa – Meskipun Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah sangat terkenal dengan Pulau Komodo dan Semana Santa Kota Reinha Larantuka, namun provinsi yang berbatasan langsung dengan Timor Leste ini juga menyimpan segudang destinasi wisata lain yang nggak kalah menarik untuk dieksplorasi, lho.  Khususnya di Kabupaten Fores Timur. Di Flores Timur, anda bisa menikmati wisata pantai, air terjun, gua, dan masih banyak lagi. Penasaran apa saja tujuan tempat wisata di Flores Timur yang paling memukau?, yukhh...  Kita kenali Wisata yang Satu ini. Namanya Pantai Oa, Letaknya di Di Desa Pantai Oa, Kec. Wulanggitang, Kab. Flores Timur_NTT. Berbagai Suguhan Keindahan Alamnya memanjakan mata lho... Dengan Pantai Pasir Putih yg indah dihiasi pegunungan, lautan dan tanjung di sekelilingnya, Sobat juga dapat menikmati Sunset dan Sunrise dari Puncak Bukit Muluwutung atau lebih dikenal dengan Bukit Tanjung Makassar. Bagi sobatku beriman Kristiani, di Pantai...