Langsung ke konten utama

Keindahan Pantai Oa dan Rako di Kabupaten Flores Timur, NTT

Pantai Oa dan Rako adalah dua pantai yang berdekatan terletak di Desa Oa Kabupaten Flores Timur. Untuk mencapai kedua pantai ini anda bisa datang ke Larantuka, Kota Kabupaten Flores Timur. Dari Larantuka anda bisa mengunakan kendaraan roda dua atau empat.

Dua pantai dengan pasir putih yang membentang luas ini ini memiliki keunikan masing masing. Di pantai oa laut begitu tenang dan sangat nyaman, di pantai Rako laut sedikit bergelombang. Oleh karena itu untuk lebih menikmati suasana dan menenggelamkan diri ke lautan jenih, saya sarankan anda untuk mandi di pantai Oa. Dan jika hendak menikmati sedikit tantangan anda bisa menceburkan diri di pantai Rako.
Salah satunya adalah Pantai Oa di Kecamatan Wulanggitang. Pantai selatan berpasir putih halus dan luas serta berombak tenang ini bersebelah dengan Pantai Rako yang mempunyai karakter pantai yang sama. Potensi pantainya akan terlihat begitu Anda memasuki kawasan ini. Belum banyak dijamah menjadikan pantai-pantai ini begitu privat dan sangat bersih dari sampah-sampah plastik. Masyarakat lokal yang sangat ramah dan terbuka saat dikunjungi adalah salah satu aset yang siap untuk dikembangkan di sana.


Kendalanya saat ini hanya akses jalan menuju ke sana dari desa terdekat. Meski kendaraan besar semacam bus kayu – demikian masyarakat lokal menyebut truk yang difungsikan sebagai angkutan orang – dapat melaluinya, karena badan jalan yang rusak berat di banyak bagian, bila musim kering, debu beterbangan mengiringi setiap kendaraan yang lewat. Bila musim hujan, jalanan menjadi liat karena berlumpur. Namun bagi para penikmat wisata petualangan, kendala tersebut rasanya tidak ada apa-apanya bila sudah sampai dan melihat keindahan kedua pantai tersebut.
Tertarik ke sana? Ditempuh dari Maumere, hanya berjarak ± 97km untuk sampai di desa Boru, ibukota Kecamatan Wulanggitang. Bila dari Larantuka, perjalanan ditempuh hanya ± 51km. Dari pasar desa Boru, ikuti saja jalur menuju ke selatan menuju desa Oa untuk mencapai Pantai Rako dan Oa. Jalan sepanjang ± 22km inilah yang sebagian besar belum diperhatikan pemerintah daerah untuk segera diperbaiki meskipun sudah cukup parah kerusakannya. Saat menelusuri jalan, perhatikan bahwa Anda harus lurus bila menjumpai pertigaan pertama (ke kiri menuju ke Gunung Lewotobi). Setelah melewati enam jembatan di sepanjang jalan ini, sampailah di pertigaan kedua dimana kita harus belok ke kiri.



Berjarak ± 2km dari ujung pertigaan tadi, Pantai Rako yang pertama Anda akan jumpai. Pantai Oa, dalam bahasa lokal berarti “wanita“, berada di balik bukit karang sebelahnya. Dari sini, terlihat kemegahan gunung api Lewotobi di latar belakang. Karena ketiadaan fasilitas warung makan dan sejenisnya, membawa perbekalan yang dibutuhkan selama berwisata di sana sejak dari berangkat sangat disarankan. Namun, jangan lupa untuk selalu membawa semua sampah kita dan dibuang di tempat yang seharusnya setelah selesai berwisata ya. :-)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESAN seorang ibu untuk anaknya, bernama KENFUA' yang ingin menjadi GUBERNUR NTT

Anakku, saya dengar engkau mau calonkan diri menjadi Gubernur NTT? Benarkah? Kalau benar, maka dengarkan pesan mama: Saya berharap, agar engkau menyadari bahwa menjadi pemimipin itu tidak mudah. Tidak semua yang BERPENDIDIDKAN TINGGI  bisa menjadi pemimpin. Tidak semua yang BICARA HEBAT DI PANGGUNG bisa jadi pemimpin. Tidak semua yang pandai MENGAMBIL HATI bisa jadi pemimpin. Tidak semua yang PUNYA UANG bisa jadi pemimpin. Saya harap, engkau sadari ini semua, agar engkau bisa MENGUKUR DIRIMU. Jangan mau jadi pemimpin yang setelah dipilih, BINGUNG MAU  BUAT APA? HILANG AKAL dan nampak DANGKAL. Akhirnya engkau diperalat oleh mereka yang mendukungmu dengan uang saat kampanye. Engkau hanya akan jadi boneka dalam kepemimpinanmu. Ingat anakku sayang: Memimpin itu perlu jadi MANUSIA YANG SEIMBANG. Ia harus cerdas, bijaksana, punya komitmen, punya daya juang yang tulus, beriman, rela berkorban dan punya budaya  "RASA MALU" agar tidak mudah jatuh dalam hal-hal yang meng...

Tentang Sa Pu Juang Yang Engko Buang

Jangan bilang kalo Sa pu perasaan dingin ni akan tumbuh dan menetap, hingga te ada ruang sisa di Sa pu hati buat Engko datang kembali. Sa selalu punya sangka baik buat Engko, Sa te pernah sedikitpun meragukan semua Engko pu alasan, sampe semua Engko pu keputusan Sa selalu terima dengan tulus. Me akhir-akhir ini Sa pu perasaan ragu so mulai tumbuh jo menetap, sampe Sa selalu tanya-tanya pada Sa pu diri, kenapa ee sampe begini ni ka...? Jangan sampe selama ini Sa selalu salah ambil langkah ee...? atau sebaliknya. Atau mungkin karena Sa selalu beri Engko ruang kebebasan, sampe Engko buat ikut Engko pu mau tu ka. Sa bingung le Engko buat sa macam jo orang lain tu ka, Engko te ada rasa miliki Sa tu ka. Sa selalu berjuang dengan semua Sa pu kemampuan biar Engko bisa terima Sa, bisa buat Sa jadi Engko pu rumah paling nyaman, tapi Engko te pernah hargai semua yang Sa buat untuk Engko tu ka....  Jo benar eeee... akhirnya Sa tau apa artinya yang orang-orang biasa sebut bilang "Lelah jo Meny...

Pentingnya Politik Keterwakilan Di Lamaholot?

Abdul Munir Sara Kemarin ketika kami ke Kutai Kartanegara-Kaltim dalam suatu acara BM PAN; betapa kagetnya, dia punya APBD sekitar Rp.9 triliun pada tahun 2017, tapi kondisi infrastruktur mengenaskan. Secara regional, terjadi penyusutan angkatan kerja sekitar 61 ribu orang ditahun 2016 berdasarkan data BPS. Penyebabnya harga komoditas global yang menurun sejak 2016; menjadi faktor slow down harga batu bara sebagai komoditas unggulan Kaltim khususnya kabupaten Kukar. Saya sempat bicara dengan teman-teman DPRD II terkait perpolitikan disana. Betapa kagetnya. Untuk mengamankan suara saja, per orang paling rendah Rp.250.000. Bahkan wilayah perkotaan; kisarannya bisa sampe Rp.1 juta per suara. Belum agi wilayah yang susah di Jangkau, di kawasan perbatasan. Ini hampir berlaku masif atau semacam harga pasaran politik transaksional disana. Saya berharap, momok demokrasi macam ini tak terjadi di NTT. Jadi kita bayangkan, seperti apa rupa politik anggaran disana. Sudah bisa dipastikan...